jump to navigation

Koleksi referensi ilmu falak January 26, 2015

Posted by Anisah in Ilmu Falak. trackback

Lama sekali  belum membuka blog, namun yang bisa saya tulis di sini seperti postingan di blog pribadi saya, falakiyahniza.wordpress.com, tentang buku-buku yang sudah saya kumpulkan dari semenjak pindah ke Yogyakarta. Jadi postingannya memang hampir mirip. Oke, saya akan urai referensi apa saja yang saya dapatkan selama di sini. 

Pertama, buku yang saya bawa dari rumah dengan Mekka karangan Jan van den Brink dan Marja Meeder, terbitan Freudenthal Instituut, Utrecht. Buku ini sudah disadur ke dalam bahasa Indonesia dengan judul judul Kiblat Arah Tepat Menuju Mekah oleh Andi Hakim Nasoetion FMIPA Instutut Pertanian Bogor, diterbitkan oleh PT. Pustaka Litera AntarNusa tahun 1993. Cukup lama juga ya? Meski di dalamnya sudah mendalam dibahas konsep-konsep astronomi dalam ilmu fala. Di dalamnya dibahas konsep astronomi seperti lingkaran besar pada bola dan peta, arah dan jarak terpendek dan dilengkapi dengan gambaran kiblat masjid di beberapa negara di dunia.

Kedua, Buku berjudul Studi Ilmu Falak (Cara Mudah Belajar Ilmu Falak) karangan Ahmad Izzan dan Iman Saifullah terbitan Pustaka Aufa Media tahun 2013. Saya membeli buku ini di salah satu toko buku di Yogyakarta. Penasaran dengan isinya, saya menelaahnya dan ternyata hampir sama seperti buku ilmu falak pada umumnya. Namun dengan tambahan bahasan konsep astronomi yang berkaitan dengan ilmu falak menjadikan buku ini sudah cukup lengkap, meski pembahasan aplikasi perhitungan arah kiblat, waktu shalat dan konversi penanggalan saja yang dibahas.

Ketiga, buku berjudul Google Earth karangan Yeyep Yousman terbitan ANDI Yogyakarta tahun 2008. Saya mendapatkan buku ini dari guru saya Pak Sofwan Jannah, dosen ilmu falak Universitas Islam Indonesia. Awalnya saya melihat ia membaca, saya tertarik untuk dapat mencopy, namun akhirnya dengan senang hati ia memberikan saya buku copian di kemudian hari. Alhamdulillah, terimakasih. Saya dapat belajar dari buku ini. Buku ini berisi tentang operasional penggunaan software Google Earth yang dapat kita akses free dengan sambungan internet. Meskipun bukan buku yang langsung membahas penggunaannya dalam ilmu falak, namun buku ini sangat memberikan nilai kemanfaatan yang sangat besar.

Keempat, buku berjudul Hisab Bulan Kamariah (Tinjauan Syar’i tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah) terbitan Suara Muhammadiyah tahun 2009 dengan edisi terbaru 2012. Buku ini saya beli dari toko Suara Muhammadiyah langsung di jalan kh. ahmad dahlan sewaktu saya mengantar adik untuk melamar pekerjaannya sebagai mushrifah di asrama Mualimat Yogyakarta. Buku ini adalah bunga rampai artikel pembahasan awal bulan qamariyah dengan para penulis seperti Syamsul Anwar, Muhammad Rdi asyid Rasyid Ridha, Musthada Ahmad az-Zarqa dan Yusuf al-Qaradhawi. Di antara judul artikel yang dibahas di dalamnya yaitu tentang problem penggunaan rukyat, alasan penggunaan hisab, bulan sinodis dan beberapa pengetahuan pembahasan tentang penggunaan hisab, tentang penentuan hilal dengan hisab pada zaman sekarang dan pembahasan rukyat hilal untuk menentukan bulan.

Kelima, buku berjudul Cara Mutakhir Menentukan Awal Ramadhan Syawal dan Dzulhijjah perspektif Al-Qur’an, Sunnah dan Sains dengan penulis Drs. A. Kadir, M.H yang diterbitkan oleh Fatawa Publishing tahun 2014. Buku ini saya beli dari langsung penerbitnya dengan diskon hampir 100%. Karena dengan tujuan untuk bisa berkonsultasi juga dalam rangka kerjasama, tipe buku ilmu falak sebenarnya dapat laku di pasaran dengan substansi yang lebih membumi. Buku ini membahas manhaj penentuan awal bulan hijriyah, tentang tarikh miladiah dan hijriah dan contoh hasil perhitungan awal bulan Ramadan 1435 H, awal bulan Syawal 1437 H dan awal bulan Dzulhijjah 1441 H.

Keenam, buku yang saya beli saat saya masih kuliah S1 di semarang. Saya membeli buku ini di Garut di toko buku Kamus, judulnya Ilmu Falak (cara mengetahui awal bulan, awal tahun, musim, kiblat dan perbedaan waktu) karya Kh. Salamun Ibrahim, cetakan ke tiga 2003 yang terbitkan oleh Pustaka Progressif Surabaya. Buku ini memiliki kenangan tersendiri, karena saya membelinya dari uang beasiswa. Di dalamnya dibahas tentang istilah-istilah yang dipakai dalam ilmu falak disertai cara perhitungannya secara lengkap.

Ketujuh, buku berjudul Kiblat baina ‘ain al-ka’bah wa wajhatuha karangan Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta Ali Mushtofa Yakub terbitan Darus Sunah Ciputat tahun 2010. Dengan tampilan dua bahasa, arab dan indonesia membahas tentang kiblat dalam perbedaan para imam dalam beberapa hadits. Beliau pernah menjadi salah satu tokoh yang berkontribusi pada fatwa tentang arah kiblat Indonesia yang mengahadap barat yang akhirnya fatwa tersebut direvisi menjadi menghadap barat dengan kecondongan sudut yang bervariasi.

Kedelapan, buku yang sudah saya bawa dari rumah dan saya membelinya di Semarang. Judul bukunya Kammus Ilmu Falak karangan Muhyiddin Khazin, terbitan Pustaka Pelajar tahun 2005. Buku ini cukup lengkap karena berisi semua istilah penunjang dalam belajar ilmu falak.  Istilah yang disajikantidak hanya istilah dalam bahasa arab, namun juga istilah astronomi yang lazimnya dipakai.

Kesembilan, buku berjudul Ilmu Falak Praktis dari Kementrian Agama tahun 2013. Hampir sama seperti buku ilmu falak karangan Ahmad Izzuddin, karena beliaulah yang pada saat itu menduduki Direktur Urusan Agama Islam, yang mengawal ilmu falak. Sayangnya hanya dua tahun mengawal, beliau kembali menjadi dosen di IAIN Walisongo Semarang.

Kesepuluh, buku berjudul Hisab Rukyat menghadap Kiblat (Fiqh, Aplikasi Praktis, Fatwa dan Software) terbitan Pustaka Hilal bekerjasama dengan Pustaka Rizki Putra tahun 2012. Buku ini merupakan kumpulan hasil penelitian skripsi mahasiswa angkatan pertama ilmu falak yang membahas khusus arah kiblat. Dalam buku ini, saya juga termasuk salah satu penulisnya, karena hasil penelitian skripsi saya membahas software kiblat Mawaqit.

Kesebelas, buku berjudul Pilih Hisab Ru’yah karangan Abu Yusuf Al-Atsary terbitan Pustaka Darul Muslim, t.th. Buku ini saya beli pas Pameran buku di UNY, ini pun buku yang ditunjukkan teman saya. Ternyata buku ilmu falak juga cukup bervariasi.

Keduabelas, buku terakhir yang baru minggu kemarin saya beli. Tidak sengaja saya lihat di kumpulan buku terbaru dan akhirnya saya terinspirasi untuk dapat melanjutkan perjuangan menerbitkan hasil tesis saya. Buku ini ternyata hasil penelitian tesis yang diterbitkan oleh Sunan Ampel Surabaya. Buku cetakan 2014 berjudul Kontroversi Arah Kiblat (Solusi dan Cara Mudah Penentuannya) yang ditulis oleh Nur Kholis Majid menjadi koleksi dari sekian buku ilmu falak yang saya miliki.

Dari buku-buku itu, saya yakin saya juga bisa menulis buku seperti mereka. Semoga hal ini menjadi penyemangat saya untuk dapat berkarya. Melanjutkan naskah-naskah berserakan yang pernah saya awali ketika dulu belajar di Semarang. Sampai kapanpun, kalau kita tidak semangat, tulisan itu tidak akan terwujud menjadi buku.

 

 

 

 

Comments»

no comments yet - be the first?


*